Friday, October 17, 2014

Hamil Pertama, Hamil Kedua…

Banyak orang yang bilang, setiap kehamilan itu berbeda-beda… bisa jadi meskipun pada kehamilan pertama terasa ringan, tanpa keluhan mual-muntah; tapi kehamilan berikutnya disertai mual-muntah. Hmm, saat mendengar itu dari seorang teman, saya hanya bisa berharap, semoga kehamilan anak kedua (dan mungkin berikutnya) nanti tidak jauh berbeda dengan kehamilan pertama; yang relatif ‘aman dan damai’. Dan alhamdulillah, doa saya terkabul… di kehamilan saya yang kedua ini, meskipun tidak sama sama persis dengan kehamilan pertama, tapi saya sangat besyukur, tidak banyak keluhan yang berarti. Alhamdulillah :).

Wajah lebih bersih, hobi foto meningkat,
tapi tingkat ke-fotogenic-kan tetap standard :D

Lalu, apa yang membuat kehamilan kedua ini tidak sama persis dengan kehamilan pertama… Hmm, jawabannya ada banyak hal, diantaranya berikut ini:

  1. Selera makan! Pada saat mengandung Ganesh, bisa dibilang tidak ada perubahan yang berarti dalam selera makan sehari-hari saya. Saya minat-minat saja makan apapun yang biasa saya makan sebelum hamil. Nah, pada saat kehamilan kedua ini, di awal kehamilan saya cenderung lebih suka makan sayur dengan genre ‘bening-beningan’ seperti bening bayam dan bening daun katuk. Baru kira-kira setelah kurang lebih lewat trimester pertama, selera berubah ke arah tumis-tumisan, seperti bayam dan kecambah atau tumis jagung muda (baby corn) campur wortel.
  2.  Mual! Di kehamilan pertama, rasa mual itu nyaris tidak ada… tapi di kehamilan kedua ini, setiap bangun tidur dan merasa lapar, rasa mual itu timbul, walaupun memang tidak sampai muntah dan cara menghilangkannya pun relatif mudah… yaitu dengan makan! Iya, sekedar makan makanan kecil, seperti biskuit atau kacang telur, mual pun hilang…
  3. Tekanan darah! Saya memang memiliki kecenderungan tekanan darah rendah, dan di kehamilan kedua ini, seringkali tekanan darah cenderung rendah… apalagi jika malamnya tidur terlalu larut atau khilaf mengkonsumsi semangka dalam porsi yang banyak. Dimana hal ini tidak terlalu signifikan terjadi di kehamilan pertama…
  4. Jerawat! Aha, jerawat ini sebenarnya adalah masalah sepanjang masa bagi saya, sejak remaja hingga beranak satu berusia tiga tahun. Sampai-sampai, saking inspiratifnya cerita soal jerawat dalam hidup saya, blog ini pun saya namakan ‘lemon juice story’ yang bermula dari perjodohan saya dengan jeruk nipis yang ampuh mengurangi jerawat semasa hamil :D. Dan sementara kehamilan pertama dipenuhi cerita struggling dengan masalah jerawat, di kehamilan kedua ini, wajah kok malah jadi sangat-sangat bersih dibandingkan sebelumnya. Benar-benar tidak berjerawat, kecuali saat saya sedang malas membersihkan wajah. Dan ini juga yang mungkin membuat saya cenderung suka melakukan aktivitas di poin ke 5, yaitu…
  5. Foto selfie! Hihi, iya, mungkin karena wajah yang lebih bersih didukung sekarang punya handphone dengan kamera depan (hihi, katrok ya :D), sekarang saya cenderung lebih suka jeprat-jepret ambil foto sendiri. Meskipun… ini tidak berpengaruh dengan tingkat ke-fotogenic-kan, alias foto-foto selfie saya tetap saja tidak bisa dibilang ‘keren’ :D.
  6. Semangat kerja! Hmm, for honest, pada kehamilan pertama saya mengalami demotivasi kerja terparah dalam hidup saya, karena merasa diperlakukan tidak adil dan kurang mendapat penghargaan. Di kehamilan kedua ini… oh yes, perasaan seperti itu kembali muncul, tapi, bedanya sekarang entah kenapa rasa itu membuat saya sangat bersemangat untuk melakukan sesuatu supaya kejadian ini tidak terus berlanjut! Supaya generasi-generasi setelah saya tidak mengalami apa yang saya alami! Whatever it is, I’ll take it! And sure you can’t break me down! Hihi, sangat berbeda dengan mental set saya dulu… “Emang siapa elu, nyuruh-nyuruh gue, menghargai kerja keras orang lain aja ga bisa, kerjain aja sendiri!” Hmm, mungkin ini karena pengaruh kedewasaan berpikir yang butuh proses juga sebenarnya ya… bukan karena setiap kehamilan yang unik :D.
  7. Rajin masak dan masakannya pun lebih enak! Hihi, iya, sekarang jadi rajin masak… setiap pagi sudah masak sarapan buat Ganesh dan makan siangnya, sementara dulu, ya cuma bikin sarapan dia saja. Ah, tapi ini lagi-lagi mungkin karena sekarang saya memang merasa lebih keibuan karena sudah hampir beranak dua ya :D. Dimana hal ini juga yang mungkin membuat saya, lebih rajin bangun pagi dibanding sebelumnya…

Selain tujuh hal diatas, sudah pasti ada perbedaan-perbedaan lain yang mungkin ada tapi tidak terlalu saya sadari. Dibalik perubahan-perubahan itu, tentu ada suatu penyebab, yang bisa jadi sesungguhnya adalah bermula dari perbedaan fisiologis tubuh dan aspek psikologis saya. Di kehamilan pertama, saya baru berusia 25 tahun, sementara sekarang sudah berusia 29 tahun, yang mungkin dalam rentang 4 tahun itu saya tidak cukup menjaga kesehatan sehingga fitalitas sedikit menurun. Belum lagi, di kehamilan kedua ini, aktivitas saya memang lebih banyak; mulai dari bangun pagi untuk menyiapkan sarapan dan makan siang si Kakak; sampai dengan 5 bulan masih suka gendong-gendong Kakak, naik motor ke pasar tradisional lalu muter-muter untuk belanja mingguan dan banyak lagi.

Sedangkan secara psikologis, hmm, 4 tahun itu mungkin cukup membuat saya berproses menjadi (sedikit) lebih dewasa dan bijak dari sebelumnya. Sehingga akhirnya, perasaan-perasaan negatif yang dulu sukses membuat saya ‘nglokro’, sekarang justru membuat saya merasa lebih bersemangat. Dan mungkin juga, dengan menjalani kehidupan sebagai istri selama lebih dari 4 tahun dan menjadi ibu selama lebih dari 3 tahun, perlahan-lahan membuat saya menjadi lebih ‘feminin’ dan ‘keibuan’ dari sebelumnya…

Tapi, tentu saja, tetap tidak menampik kemungkinan bahwa si Dedek di dalam perut ini membawa pengaruh-pengaruh tersendiri dalam perubahan perilaku, perasaan dan fisiologis saya. Hmm, salah satunya yang tentang hilangnya jerawat dari wajah saya nih… Beberapa orang sih bilang, ini berkaitan dengan pengaruh hormon. Kalau banyak jerawat itu biasanya hamil anak cowo dan kalau sebaliknya pertanda hamil anak cewe. Tapi, kenyataannya beberapa teman pas hamilnya berjerawat, tapi anaknya cewe tuh… Hmm, jadi kira-kira ada penjelasan pastinya ga ya… Ini masih misteri…

With Love,
Nian Astiningrum
-end-

21 comments:

  1. uhuy, barengan kita, Mak.
    tapi emang agak beda sih kehamilan kedua. ceritanya lebih lebay, hehe.

    btw, prediksi cewek ya, Mak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum keliatan Mak.. terakhir cek ke dokter, ketutupan paha katanya..
      wah.. lebay kaya apa nih.. ditulis dong :D

      Delete
  2. jadi pengen hamil lagi :D
    eh beneran lho auranya ibu hamil itu beda, lebih anggun dan cantik
    hamil pertama dulu cuma 4 minggu terus luruh..hamil kedua ngebo..tidur melulu..masak dan makan..bb melonjak 17 kg hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayok hamil lagi mbak :D
      Seneng deh ada yg bilang anggun dan cantik.. hihi :D *geer :D
      Sampai 6 bulan ini bb naik 6 kg, tapi beberapa orang bilang udah keliatan gede perutnya.. hehe :D

      Delete
  3. Sekarang wajah pilus-pipi alus
    Enjoy Nduk
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Pakde..
      Iya, hamil benar-benar unik.. sejak remaja, jerawat datang dan pergi sesuka hati.. sekarang kok bener-bener bersih.. alhamdulillah..
      Salam dari Tanjung Enim - Sumsel Pakde :)

      Delete
  4. Hi. Pertama salam kenal.
    Kedua..toss dulu ah...sama-sama lagi hamil anak ke-2.
    Dan bener banget, tiap hamil emang unik. Hamil pertama saya ga muntah2. Tapi hamil ke-2 kelaperan, muntah. Kebanyakan makan, muntah. Tapi setelah bulan ke-3 alhamdulillah sudah bisa makan enak. Mudah-mudahan kita semua terus diberikan kesehatan ya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin.. amin.. makasih doanya, semoga kita sehat-sehat selalu..
      Hamil emang unik ya mbak.. mari kita nikmati masa-masa kehamilan ini :)

      Delete
  5. Indahnya masa kehamilan... subhanallah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa.. dan hanya wanita yg mengalami.. suami bagian siap siaga :)

      Delete
  6. Memang masa kehamilan adalah masa terindah untuk perempuan ya mak, sehat selalu ya mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya.. setuju sekali.. amin.. semoga sehat selalu.. makasih doanya Mak :)

      Delete
  7. Haha, ibu hamil itu emang aura keibuannya lebih terlihat dan kerasa.... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi, sepertinya seperti itu.. makasih Mak Hilda :)

      Delete
  8. mudah2n saya bisa segera hamil..mohon doanya ya mak nian...hehehe...soalny seru ceritanya jd bumil..pengeeen... :D salam kenaaal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminnn.. semoga mak Amel segera mendapatkan momongan seperti yg diharapkan.. :)

      Delete
  9. hhahaha kayanya anaknya entar lahirnya fotogenic biar nerusin selfie emaknya ..

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...