Wednesday, March 25, 2015

Mahesha's 2nd Month: Halo Dunia, Ini Mahesha…

Yeay! Bulan pertama Mahesha si bayi baru akhirnya terlewati. Kalau di aplikasi 'my baby today', sekarang Mahesha bukan lagi newborn tapi bayi 1 bulan. Fiuhh, benar-benar melegakan, dan sejak saat itu hari-hari menjadi lebih menyenangkan, tidak ada lagi acara menghitung hari berakhir jam demi jam :D.

Memasuki bulan keduanya, Mahesha sudah lebih gendut sehingga terlihat lebih lucu dan tidak ringkih seperti dulu. Jadi, kami pun lebih bersemangat mengajaknya bermain, meski pada awalnya dia belum bisa merespon. But, still it's fun ;). Paling tidak bisa menjadi pengimbang kegalauan kami karena permasalahan Mahesh yang tidak bisa tidur siang di tempat tidur masih berlanjut saat itu. Jadi, acara gendong-gendong masih berlanjut *_*.

Masalah Tidur Siang, Closed! Berbagai cara sudah kami coba untuk mengajarkan Mahesh untuk tidur siang di tempat tidur, tapi tetap, tempat tidur siang favoritnya adalah di dalam gendongan. Setiap kali diletakkan di tempat tidur, pasti dia akan ngulet-ngulet (menggeliat) dan kemudian terbangun. Jika sudah tidak mengantuk, selanjutnya kami bisa bermain sebengar, tapi jika dia rewel karena masih ingin tidur, maka kami kembali menggendongnya. Bau tangan? Hmm, mungkin, meskipun menurut saya istilah itu tidak terlalu tepat. Menurut saya, Mahesh memang memiliki kecenderungan suka bergerak dan menggeliat, namun belum bisa sepenuhnya mengontrol gerakan tangan, kaki dan tubuhnya; sehingga semua itu justru membuatnya tidak bisa tidur nyenyak di siang hari, karena banyaknya rangsang yang membuatnya tidak bisa tidur sepulas di malam hari.

Sampai suatu hari, saya tidak sengaja membaca status teman di facebook tentang anaknya yang ditidurkan dengan posisi tengkurap karena gampang terbangun karena kaget. Well, inikah solusinya? Dan saya pun kemudian mempraktekkannya, dimana ternyata semua itu terbukti! Mahesh bisa tidur jauh lebih nyenyak di siang hari dengan posisi tengkurap. Jika dulu, paling lama 15 menit, dengan posisi tengkurap dia bisa tidur nyenyak sampai dengan 2 jam, dan bahkan 2 jam berikutnya setelah terbangun karena nenen! Benar-benar anugerah :).

Mahesha 1 month+ to 2 month

Tapi tentu saja, ada beberapa catatan saat menidurkan Mahesh yang baru berusia 1 bulan+ ini. Lehernya belum mampu mengangkat kepala dengan baik! Jadi, setelah ditidurkan tengkurap dan memastikan hidung tidak tertutup, Mahesh harus dijaga! Atau jika terpaksa, hanya ditinggalkan sebentar-sebentar ke tempat yang lokasinya dekat agar terdengar jika terbangun atau mengeluarkan suara tertentu. Selain itu, tempat tidurnya pun hanya boleh di tempat tidur kami, yang nota bene tanpa kasur dan hanya dialasi bed cover, supaya dia tidak nyungsep. Kebayang kan kalau kasurnya empuk, Mahesh akan semakin sulit mengangkat kepalanya di atas permukaan kasur.

Well, so, masalah tidur siang closed!

Masalah menidurkan di malam hari. Nah, ini yang sedikit lucu… jika dulu Mahesh sangat mudah ditidurkan menjelang malam hari (sekitar jam 18:00), cukup digendong atau dinenenin, selesai; maka saat itu, semua menjadi lebih rumit. Sudah tertidur di gendongan, diletakkan, Mahesh kembali terbangun dan kadang harus dikeloni sambil nenen dalam waktu yang lama baru akhirnya tertidur pulas. Dan bahkan, saat usianya semakin besar, dia akan menolak dikeloni jika sudah kenyang! Dan itu artinya, harus kembali menggendong! Dimana kondisinya yang semakin mengantuk cenderung membuatnya rewel :(. Sehingga waktu menjelang tidur malam menjadi medan peperangan yang harus dilalui setiap hari, karena jika sudah terlanjur rewel, saya harus mencari posisi menggendong yang membuatnya tenang. Dimana hal itu tidak bisa ditebak! Kadang harus dalam posisi kepala tegak, kadang sambil dipeluk, kadang kepala bersandar pada tangan kanan saya dan sebagainya. Pokoknya sesuka-suka dia, dan tugas saya adalah menebak posisi mana yang diinginkannya, hoho :D.

Untuk itu, jurus yang saya gunakan saat itu adalah langsung membedongnya begitu dia teler karena setengah tidur setelah digendong atau di tidurkan dengan posisi tengkurap agar dia tidak ngulet-ngulet dan terbangun. It works, tapi tidak sepenuhnya, karena rutinitas menggendong yang lebih panjang dan melelahkan sebelumnya belum terpecahkan. Menurut saya sih ini karena di malam hari, saya hanya bisa mengajaknya jalan-jalan di dalam rumah, tidak seperti di siang hari yang memungkinkannya melihat pemandangan di luar rumah, mungkin Mahesh bosan…

Jadi, masalah menidurkan di malam hari still open!


Tersenyum dan 'Berceloteh'. Hal yang begitu menyenangkan setiap pagi, setelah berusaha keras menidurkannya di malam sebelumnya adalah melihat senyum Mahesh di pagi hari :). Iya, sekitar 2 minggu setelah usianya menginjak 1 bulan, Mahesh menunjukkan senyum pertamanya! Setiap pagi, saat kami mengajaknya ngobrol! Mungkin saat itu karena sudah tidur nyenyak, mood-nya bagus dan merespon cerita-cerita kami dengan ceria, dengan senyum dan sedikit celotehannya. Mahesh akhirnya menunjukkan kepribadiannya yang ceria, bukan Mahesh yang selalu terlihat serius dan marah jika kami salah menebak keinginannya. Seolah berkata, “Halo dunia, ini Mahesha,” disertai dengan senyum manisnya. And that's really feels good :).

***

Itulah cerita Mahesha di bulan keduanya. Rasanya keadaan menjadi semakin baik bagi kami sejauh ini. Dan, sungguh tidak sabar memasuki bulan ketiganya, siapa tahu beberapa masalah yang belum terpecahkan akan menemukan solusinya bulan depan. Tapi untuk saat ini, senyum dan keceriaan Mahesh setiap pagi adalah hadiah yang sangat-sangat menyenangkan bagi kami.

With Love,
Nian Astiningrum
-end-


7 comments:

  1. Kalau Sita betah tidur dengan posisi miring, mirip emaknya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mahesh juga lumayan anteng ditidurin dengan posisi miring, tapi seringnya sih masih dengan posisi tengkurap.. mungkin nanti kalau udah bisa tengkurap sendiri, dia bisa nemu posisi yang paling enak menurutnya :)

      Delete
  2. hihi, anak saya juga suka tidur miring. tapi udah 2 bukan belakangan juga bisa tidur tengkurep :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo Mahesh mah sebenarnya belum bisa tengkurap/miring sendiri, sengaja ditengkurapin pas tidur supaya anteng :D

      Delete
  3. kalo Aira dulu waktu baby juga sedikit susah utk tidur siang, krg lebih sama dengan Mahesha :) tapi solusi ku waktu itu ga di tengkurapin mba,, tapi menumpuk beberapa kain bedongnya atau bantal baby di atas perutnya, ada tetangga yang bilang kalo bayi tuh mudah tergamang dan itu membuat tidur dia tidak nyenyak, jadi pas aku praktekin berhasil juga tuh, Aira bisa tidur lebih pulas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya jg dulu pakai cara numpuk bantal :D

      Delete
    2. Wah.. kayaknya perlu dicoba nih.. 2 testimoni positif cara ini :D

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...