Tuesday, August 23, 2016

Berdamai dengan Rasa Takut


“Apa sih perbedaan antara ‘berdamai’ dan ‘mengalahkan’?

“Wo, ya jelas beda dong… Dari sisi manapun jelas ga ada persamaan. Kata kerja ‘mengalahkan’ dan ‘berdamai’ (mungkin) memang sama-sama diawali dengan suatu pertandingan, kompetisi atau bahkan peperangan, namun dengan ending yang berbeda. Kata kerja ‘mengalahkan’ didapatkan setelah seseorang dinyatakan lebih kuat, lebih baik dan sebagainya. Sedangkan ‘berdamai’ adalah kata kerja yang digunakan saat kedua belah pihak kemudian berusaha saling memahami dan mengerti kepentingan masing-masing, kemudian menurunkan ego masing-masing dan kemudian memutuskan untuk berjalan bersama tanpa predikat ‘menang’ dan ‘kalah’.

Yes, keduanya memang beda… Tapi, dalam kasus yang lebih abstrak, perbedaan keduanya menjadi samar.

Misalnya seperti ini: pada suatu hari, saya share cerita saya tentang belajar menyetir ini di Facebook. Dan kemudian, ada seorang teman yang berkomentar, bahwa dia belum bisa menyetir karena belum bisa MENGALAHKAN rasa takutnya. Dan saya jawab, bahwa rasa takut itu bukan untuk dikalahkan tapi diajak BERDAMAI. Yes, I know hal ini tidak mudah dijelaskan dengan singkat semacam berbalas komentar di Facebook. Komen di Facebook sebenarnya bisa panjang juga sih, tapi kalau saya yang seringnya pakai hape untuk akses Facebook, males ngetiknya :D. Jadi, mari kita bikin jadi blog post saja, sekalian update blog :D.


Back again, jadi, setelah komentar saya itu, teman saya kemudian menjawab, “…iya, intinya di rasa takut kan…” Hmm, yes she’s right, tapi saya merasa dia tidak memahami maksud saya. So, here what I mean perbedaan antara ‘MENGALAHKAN’ dan ‘BERDAMAI’…

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...