SOCIAL MEDIA

search

Monday, September 30, 2019

Inspirasi Rumah Minimalis: Memanfaatkan Sudut di Samping Tangga Sebagai 'Ruang Kerja'

Hayo teman-teman siapa yang rumahnya tergolong minimalis? Udah minimalis, tapi maunya banyak lagi… Hehe, kalau ini sih saya banget… πŸ˜‚

Yah, sebagaimana generasi milenial pada umumnya yang hidup pada era dimana bumi mulai padat, kita memang harus menghadapi kenyataan bahwa harga tanah dan properti semakin tinggi. Karena ya luas tanah tidak mungkin bertambah, sementara manusia yang membutuhkannya semakin banyak.

Jadi, wajar jika kemudian ukuran rumah menjadi semakin kecil dan lebih berkembang ke atas alias bertingkat untuk mensiasatinya.

Dan itulah yang terjadi pada kami, dalam rumah yang memiliki luas bangunan sekitar 106 m2 dan terbagi terbagi menjadi dua lantai, serta meliputi lima kamar tidur, tiga kamar mandi, dapur, ruang tamu dan ruang keluarga. Memang tantangan kami dalam menata dan memilih interior untuk ruangan di rumah yang minimalis ini… Apalagi, ya itu tadi… kalau maunya banyak seperti saya… ✌

Sudah tahu rumahnya imut-imut… eh kok masih kepengen punya ruang kerja dan juga tempat yang proper untuk meletakkan buku-buku koleksi saya dan suami. Yang karena sudah kami kumpulkan sejak belum menikah, jumlahnya jadi lumayan banyak.

Keinginan ini menurut suami saya sih terlalu muluk-muluk dan kurang rasional sih, karena semua ruangan di rumah sudah memiliki fungsinya masing-masing. Yang ruang tamu lah, yang ruang laundry lah, semuanya lebih penting daripada sekedar ruang kerja yang sejatinya bisa dilakukan dimana saja.

Baiklah, memang benar sih, tapi bukan lantas saya yang mengaku seorang blogger ini menyerah untuk memiliki tempat spesial untuk menulis dan mencari inspirasi kan… Sebuah tempat yang selain fungsional juga nyaman dan juga indah secara visual supaya ide mengalir deras seperti air terjun… πŸ˜‚


Dan alhamdulillah, harapan saya ini terkabul… Saat pertama kali melihat rumah kami rampung dikerjakan, mata saya tertuju pada satu sudut mati di samping tangga lantai dua. Sebuah sudut yang memang tidak terlalu luas, tapi menurut saya tidak terlalu sempit untuk kemudian tidak dimanfaatkan. 

Tempat yang jelas tidak akan terpakai kecuali untuk meletakkan ornament-ornament penghias rumah… Jadi, daripada sekedar berfungsi secara estetika, langsung terbayang di kepala saya, sudut itu dimanfaatkan untuk mewujudkan mimpi saya memiliki tempat kerja.

It's OK kita switch plan dari ruang kerja ke (sebut saja) sudut kerja kan… Namanya juga rumah minimalis, harus fleksibel dong…


Nah, kemudian setelah sekian lama utak-atik, jadinya seperti ini teman-teman… Bagaimana? Not so bad banget kan?



Konsep Graphical Pop

Penataan sudut kerja impian saya ini dimulai dengan menempatkan sebuah rak buku sederhana dengan dominasi warna putih dan hitam, serta sebuah meja belajar kecil yang saya lihat suka dipakai di sekolah-sekolah di Jepang berwarna abu-abu yang saya beli di Informa.

Saat itu, sesungguhnya belum ada gambaran jelas akan bagaimana penataan selanjutnya… Dan saya pun berbekal feeling dan kebutuhan kemudian menempatkan printilan-printilan lainnya; seperti wall planner, corkboard, kalender, dan lainnya. Yang ternyata didominasi dengan warna pastel dan garis-garis tegas…

Terus lho… lho… lho… kok jadinya keren begini ya… Garis-garis tegas dan warna-warna pastel ini ternyata pas banget dipadukan dengan konsep ruangan minimalis yang memang memiliki luasan terbatas. Warna pastel yang lembut menimbulkan kesan ruangan yang lega, sedangkan garis-garis geometri paduannya menciptakan spot-spot tegas yang unik dan menarik perhatian.

Dan akhir-akhir ini saya baru tahu kalau konsep ini dikenal sebagai gaya 'Graphical Pop' dalam dunia desain interior… yaitu konsep penataan rumah yang didominasi didominasi oleh garis-garis tegas dan geometris, nuansa hitam dan putih (monokrom), warna-warna pastel, serta diperkuat oleh furniture yang menampilkan rangkanya atau bermotif kayu.

Pas banget dengan meja kerja saya yang warnanya biru pastel, rangkanya nampak berbahan besi dan mejanya bermotif kayu… Rak buku berwarna dominan putih yang dipadukan dengan warna hitam… Serta corkboard berwarna kayu, wall planner berwarna pink pastel dengan garis-garis tegas, dan ornamen lainnya.

Berburu Furniture dan Aksesoris dengan Gaya Graphical Pop

Nah, dari sana saya jadi makin semangat merampungkan proyek sudut kerja favorit saya ini menjadi lebih nyaman secara fungsi dan visual dengan konsep Graphical Pop ini. So, saya pun memulai misi ini dengan browsing produk-produk Informa yang bisa dibeli online di ruparupa.com.

Kenapa pilihan saya jatuh pada Informa… Ya karena store ini mudah ditemui dimana saja, termasuk di Lampung yang notabene bukan kota besar ini. Saya hitung di website-nya sih kalau tidak salah ada 87 store yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan lagi, kita bisa lho melakukan pembelian secara online dengan pilihan pengiriman melalui jasa logistik atau diambil di store yang available. Jadi, efisien banget kan… kita tinggal pilih produk yang kita inginkan, transaksi dan ambil di store pilihan kita.


Udah gitu, Informa ini lengkap banget! Mulai dari furniture besar seperti tempat tidur dan bahkan furniture set, sampai printilan kecil macam sendok dan garpu pun ada. Dari produk untuk ruang tidur, kamar mandi, dapur, kantor dan bahkan aksesori rumah tangga, semuanya ada di sini! Jadi, pada saat kita ingin mendesain suatu ruangan dengan look dan kebutuhan tertentu, ya jalan-jalan ke Informa… itu sudah solusi banget. Dijamin ide-ide dalam kepala kita akan ketemu solusinya…

Terus, ada Informa Rewards lagi… Yang benefit bagi member diantaranya adalah fasilitas gratis pengiriman, poin yang bisa digunakan untuk belanja, dan juga berbagai promo khusus untuk member.

Jadi, ya sudah lah… akhirnya saya mulai window shopping dulu melalui website Informa, karena belum punya waktu ke store-nya. Kemudian setelah printilan yang saya inginkan terkumpul, saya ajak suami ke store dan belanja langsung. Alasannya ya karena member Informa kami atas nama suami dan kalo belanjanya ngajak dia, otomatis bakal dibayarin kan… 😁

Suami juga seneng-seneng aja nemenin saya karena belanjanya ga makan waktu lama… Saya cukup tunjukin ke pramuniaga produk yang saya cari, langsung deh dia tunjukin tempatnya, dibantu pembayaran dan bawa pulang barangnya. Ga ada cerita suami bete nemenin istri belanja muter-muter, haha…πŸ˜‚

Dan Finally Hasilnya

Yup… dan finally, setelah menambahkan beberapa aksesoris untuk sudut kerja saya, hasilnya adalah seperti ini…



Make over yang paling mencolok itu ada di bagian sisi kanan dari rak buku yang semula kosong, dan karena inspirasi gaya 'Graphical Pop' kemudian saya tambahkan sebuah hiasan dinding besi hitam berbentuk kotak-kotak yang dipadukan dengan tanaman hias artifisial berwarna lembut dan juga foto-foto pribadi.


Oh ya, saya juga menambahkan sebuah hiasan dinding dengan motif kayu yang dipadukan dengan warna hijau pastel bertuliskan 'Do What You Love'… yang buat orang tipe-tipe melankolis macam saya ini mengena banget. Langsung deh foto yang dipajang adalah foto keluarga, anak-anak, dan juga pencapaian yang bagi saya cukup membanggakan yaitu menjadi pemenang XL Awards 2013 dan buku perdana berjudul Pedas Besai. Jadi deh semacam wall of fame yang membuat saya semangat setiap kali melihatnya.

***

Bagaimana… jadi makin cantik dan bikin semangat kan setelah di-make-over seperti itu… Kalau saya sih iya banget… Serius deh, rasanya makin semangat untuk duduk anteng disana dan menghasilkan tulisan atau membuat rencana-rencana untuk proyek-proyek pribadi saya.

Saya juga amaze ternyata sudut nanggung di samping tangga ini bisa disulap menjadi tempat yang semenyenangkan… Bukan buat saya saja, tapi bahkan suami saya pun hobi nongkrong di sini kalau lagi ada kerjaan yang harus diselesaikan.


Yes, sudut ini sekarang menjadi salah satu tempat favorit saya dan suami untuk berpikir dan menuangkan ide dalam bentuk rencana maupun tulisan. Karena, memang tidak dapat dipungkiri sih, tempat yang nyaman secara fungsi dan visual itu akan mendukung mood dan fokus kita dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan kreatif.

Dan terakhir yang ingin saya sampaikan, bahwa kadang kita perlu berpikir out of the box dan juga melakukan riset untuk bisa mengoptimalkan kapasitas rumah minimalis kita supaya tidak hanya tampak cantik, tapi juga fungsional.


Demikian cerita saya ya… semoga bisa menjadi inspirasi rumah minimalis teman-teman semua…

With Love,
Nian Astiningrum
-end-

6 comments :

  1. Keren nih, memanfaatkan ruang se-optimal mungkinπŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks adekk.. salah satu dampak positif dari ga dapet jatah kamar buat kerja ini :D

      Delete
  2. Keren 🀩 dan seru kayanya "nyempil" disitu πŸ‘

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dong.. walaupun ga bisa naruh berkas banyak-banyak kalo lagi kerja :D

      Delete
  3. Mbaaak keren banget sudut kerjanya. Saya sampai jatuh cinta pengen nyobain sudut kerja itu :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mbakkk :)
      kita-kita yg suka nulis ini emang butuh tempat untuk cari inspirasi, yes :D

      Delete

Hai! Terima-kasih sudah membaca..
Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan disini atau silakan DM IG @nianastiningrum for fastest response ya ;)