Thursday, February 22, 2018

Ini Perbedaan Paspor Biasa dan E-Paspor yang Kamu Harus Tahu

Sumber: nationalgeographic.co.id

Mendengar kata paspor, hiks, jujur saja, yang terlintas di kepala saya adalah kerepotan membuatnya. Kala itu, tahun 2012 saya sempat mengurus dokumen keimigrasian ini bersama suami dan anak pertama saya, Ganesh yang baru berumur kurang lebih 1 tahun… hmm, prosesnya sih tidak terlalu ribet, cuma foto, wawancara dan kemudian tunggu beberapa waktu hingga paspor terbit. 

Dan kemudian, 5 tahun kemudian, saat paspor kami bertiga akan habis masa berlakunya, kami kembali mengurus perpanjangan paspor sekaligus pembuatan paspor si kecil Mahesh yang belum berusia 1 tahun… di sinilah drama terjadi. Mungkin karena beda kota, 5 tahun lalu di kota kecil, dan saat perpanjangan di kota yang jauh lebih ramai… perpanjangan dan pembuatan paspor saat itu menjadi lebih 'rumit' dan panjang. Proses diawali dengan mendaftar online terlebih dahulu untuk mengisi data, baru datang ke kantor imigrasi untuk melengkapi data, foto dan wawancara.

Kedengarannya sederhana ya… tapi sungguh, pengalaman kedua ini cukup ribet karena antriannya cukup panjang, hingga kami yang membawa Mahesh bayi benar-benar kerepotan. Usut punya usut, ternyata kami memilih waktu yang salah untuk mengurus paspor, karena bertepatan dengan persiapan keberangkatan TKI ke luar negeri, sehingga antrian menjadi sangat panjang.

Baiklah, next time akan lebih memperhatikan pemilihan waktu pengurusan dokumen ini… Termasuk juga mau tetap memilih paspor biasa atau e-paspor, nah loh, istilah apalagi ini ya…

Kedua jenis paspor ini sama-sama bisa dipakai untuk syarat perjalanan ke luar negeri, namun masing-masing pun memiliki kelebihan dan kekurangan. Hmm, penasaran seperti saya? Berikut penjelasannya…

Paspor Biasa 

Sumber: depok.imigrasi.go.id

Paspor biasa adalah buku paspor yang selama ini kita gunakan untuk perjalanan ke luar negeri. Ketika kita bepergian dengan paspor ini, petugas imigrasi akan memeriksa lembar per lembar cap Negara yang ada di dalamnya dan kita harus memperpanjang ketika lembarannya habis. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...