Sunday, September 22, 2013

Luigi's Pasta

Sarapan pagi Ganesh itu adalah prerogative saya :D. Kenapa demikian? Karena hanya di pagi harilah kesempatan saya untuk bisa memasak untuk Ganesh, karena di waktu lain, dari Senin sampai Jumat, saya sudah pasti di kantor seharian. Memasak sarapan untuk Ganesh itu gampang-gampang-susah, karena harus dibuat se-praktis mungkin tanpa mengesampingkan aspek nutrisi dan rasa tentunya.

Seperti menu kali ini, Luigi’s Pasta… Basically ini adalah pasta biasa, atau mungkin malah pasta yang tidak standard karena tidak mengikuti pakem masakan pasta yang ada. Tapi, Ganesh suka! Dan bahkan suami saya bilang kalo rasanya enak! Yah, harus tapi disamping pengakuan akan rasa pasta sederhana ini, saya pribadi menyadari kelemahan pasta ini terletak pada penyajian; dimana dia hanya enak selagi hangat. Kalau sudah dingin, hmm, perlu kembali dipanaskan dengan ditambahkan air, yang tentu saja merusak lebih banyak nutrisi di dalamnya ya…

Penampakan Luigi’s Pasta

OK, sebelum mencoba memasaknya, mungkin nama Luigi’s Pasta sedikit membuat penasaran pembaca tulisan ini ya… Hehe, ini adalah salah satu metode saya untuk mendongkrak semangat makan Ganesh :D. Sederet nama keren makan pagi Ganesh seringkali tercipta secara spontan yang terbukti ampuh membuatnya menghabiskan makan paginya dengan lebih cepat; sebut saja Tofu dari Jepang, Nasi Keriting, Jagung Kukus dari Ladang Mater dan yang terakhir Pasta Luigi! Terdengar seperti me-mark-up makanan biasa dengan nama yang luar biasa ya :D. Kami berdua sendiri sangat menikmati story telling semacam ini dalam berbagai kesempatan, termasuk pada saat makan. Pada banyak kesempatan memang saya sengaja memancing Ganesh untuk memperhatikan adanya kemiripan antara cerita yang diketahuinya dengan pengalaman yang dilihatnya. Bagi saya ini bagian dari usaha sederhana untuk menajamkan kognisi Ganesh, agar menjadi lebih kritis dalam mengamati sesuatu.

Luigi adalah salah satu tokoh dalam Film Cars, film kesukaan Ganesh. Dalam film tersebut, digambarkan bahwa Luigi adalah sebuah mobil dengan aksen Itali yang kental. Dan berhubung, pasta adalah makanan khas Itali, jadilah saya sounding ke Ganesh bahwa pasta yang saya sajikan adalah makanan Luigi dari Itali… Tricky ya :P

Lalu bagaimana sih membuat Luigi’s Pasta ini… Sederhana saja kok :D

Bahan:
1 genggam
Pasta (saya suka tipe Fusilini karena mudah disuapkan)
1 butir
Telur ayam kampung
1/2
Tomat ukuran kecil
2 butir
Bawang putih cincang
1 sdt
Minyak zaitun untuk menumis
1 sdm
Tepung Maizena larutkan dengan air
Sejumput
Daun Oregano kering
Secukupnya
Merica bubuk
Secukupnya
Keju cheddar parut

Cara membuat:
  1. Rebus pasta hingga matang.
  2. Kocok telur ayam kampung dengan merica dan sedikit garam, buat telur orak arik.
  3. Panaskan minyak zaitun dalam wajan dan tumis bawang putih cincang, kemudian masukkan tomat, tumis sebentar dan tambahkan larutan Tepung Maizena, Daun Oregano dan merica bubuk.
  4. Masukkan pasta dan telur orak-arik, aduk-aduk sampai kekentalan kuah proporsional.
  5. Tambahkan keju cheddar parut dan aduk-aduk.
  6. Sajikan.
Mudah bukan? Jika penasaran, teman-teman hanya perlu menyisihkan waktu sekitar 20 menit untuk membuatnya. Soal nutrisi, telur dan keju bisa dilihat disini. Sedangkan pasta, menurut Wikipedia mengandung karbohidrat kompleks yang melepaskan energi perlahan-lahan, sehingga dapat menjadi sumber energi dalam jangka waktu yang relatif lama serta bebas kolesterol. Selain itu, pasta juga mengandung berbagai mineral yang penting sebagai zat pengatur seperti magnesium, iron, calcium, potassium, zinc, selenium and manganese. Kesimpulannya tag line “simple, cepat dan bernutrisi” saya terpenuhi dalam masakan ini :D

Bagaimana? Mau mencoba?

With Love,
Nian Astiningrum
-end-

Referensi:
  1. Wikipedia. 2013. Pasta. http://en.wikipedia.org/wiki/Pasta#Nutrition. Diakses tanggal 22 September 2013.
  2. Wholesomebabyfood.com

4 comments:

  1. Emak yang cerdas nih hehe

    btw, pernah denger klo minyak zaitun itu bukan utk masak, tapi buat campuran salad. klo dipanasin katanya kandungan gizinya ilang. benar kah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa.. aku juga taunya minyak zaitun gak boleh dimasak..

      Delete
  2. Makasih emak dan mbak semua.. hihi, baru sempat balas comment setelah bertapa mencari tahu soal cooking oil ini :D
    Minyak zaitun boleh kok dimasak, asal tidak lebih dari titip asapnya..
    Jadi bisa untuk menumis sama goreng bahan yang dilapisi tepung roti, alias tidak terlalu panas..
    Cek disini ya mak: http://www.lemonjuicestory.com/2013/09/luigis-pasta.html

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...