Thursday, September 26, 2013

Sharon Corr: The Same Sun

Hmm, pokoknya saya bikin review album baru Sharon Corr! Ngaku-ngaku musik sebagai salah satu passion kok tulisan di blog soal musik cuma ada dua :(.

Tipe-tipe musik seperti album Sharon Corr ini memang selalu menjadi favorit saya sepanjang masa. Lagu-lagu pop akustik dengan vokal yang santai… hmm, serasa menghirup udara pegunungan :). Musisi lain dengan karakter yang mirip, yang juga selalu saya tunggu musiknya adalah Marit Larsen, Marion Raven, The Corrs sendiri. Sara Bareilles dan Christina Perri juga pas di telinga saya, meskipun tidak semerdu yang saya sebutkan sebelumnya menurut pendapat pribadi saya. Kalau dipikir-pikir, artis favorit saya terkesan kurang populer ya… Kalau menurut saya sih, musisi-musisi ini memang mempertahankan idealismenya masing-masing. Membuat musik untuk kepuasan batin, bukan untuk tujuan komersil semata. Jadi ya keep it going, terus menciptakan musik tanpa ada beban popularisme, cool right?

Dan sejak tahu berita album baru Sharon Corr bertajuk ‘The Same Sun’ akan release di Brazil pada 16 September 2013 lalu, setiap hari, setiap ada kesempatan, saya pasti langsung browsing dimana saya bisa mendapatkan album itu. Tapi, ternyata album ini memang kurang populer, sehingga sulit dicari! Baru Selasa pagi 24 September lalu, ketika menyempatkan online sebelum bersiap-siap ke kantor, saya menemukannya di i-Tunes Store Indonesia… Yuhuu! Kuota modem masih mencukupi, harganya juga tidak terlalu mahal (49 ribu saja), langsung deh semangat download album ini :D. Dan selama dua hari, saya masih asyik menikmati lagu-lagu sambil mengerjakan tugas kantor.

Cover Album ‘The Same Sun’
Gambar dari sini

Lagu-lagu di album The Same Sun yang mendayu-dayu, slow dan santai benar-benar membuat saya jatuh cinta. Album ini berisi 11 lagu, dan saya menyukai semuanya… meskipun ada beberapa yang menjadi favorit saya; sebut saja ‘Raindorps’, ‘Take a Minute’, ‘You Say’, ‘Thinking About You’ dan ‘Christmas Night’. Dibandingkan album Sharon sebelumnya; ‘Dream Of You’, Under The Same Sun ini lebih banyak menonjolkan piano dan gitar. Biola sebagai instrument Sharon dalam The Corrs tentu tidak ditinggalkan, namun tidak terlalu kuat seperti album sebelumnya. Dalam album ini juga tidak ada menyelipkan track lagu instrumental yang dengan jelas mengeksplor kemampuan Sharon sebagai seorang violist; tapi itu sama sekali tidak mengurangi keindahan album ini. Bahkan menurut saya, album ini lebih enak didengar dibandingkan ‘Dream Of You’.

Kalau Anda adalah pecinta The Corrs yang sampai saat ini masih hiatus, album ini pasti akan menyegarkan telinga dan mengurangi kerinduan Anda seperti saya. Sambil membuat tulisan ini pun saya sambil mendengarkan album ini sesuai urutan track-nya, tanpa di-shuffleHihi, inilah cara saya menikmati suatu album yang menjadi favorit saya. Hmm, sampai besok pun, rasanya ke 11 lagu ini akan bertahan di playlist saya, dan berputar-putar seharian. Semoga saja teman sekantor saya tidak bosan ya :D

Oh ya, Anda juga ingin mencicipi album yang menurut saya keren ini? Silakan search melalui i-Tunes store yang terinstal di komputer Anda atau bisa juga melalui link ini. Kalau bisa sih, jangan cari bajakannya ya… Kita harus mensupport artis-artis seperti Sharon, yang nota bene mungkin tidak sepopuler Katy Perry atau Britney Spears, untuk terus berkarya. Jujur, ini juga pertama kali saya belanja musik lewat i-Tunes store kok. Biasanya… hihi, ga usah dijelasin deh :D. Tapi bener deh, perjuangan saya mencari album ini, membuat saya berpikir alangkah egoisnya saya tidak menghargai karya musisi-musisi idealis ini, padahal mereka butuh support kita untuk terus berkarya. Semoga nanti kedepannya, saya tidak tergoda untuk kembali kebiasaan lama :D

Hmm, akhir kata… I give this beautiful album 4 stars (dari skala 5), but still can’t wait for The Corrs release another music :D

With Love,
Nian Astiningrum
-end-

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...